Biro Jodoh oh Biro Jodoh
Biro Jodoh (BJ)..mungkin terdengar tidak asing lagi atau malah ada kesan yang mengerikan dari BJ karena tersirat para jomblo yang putus asa dalam mencari pasangan hidup atau kepepet karena berbagai hal akhirnya menyerahkan pada BJ untuk mencarikan pasangan hidupnya sesuai dengan kriteria yang diinginkan.
BJ gak cuman menjadi ajang pencarian pasangan hidup tapi juga sahabat jika kita memang menginginkannya, saat ini dimana jaman sudah serba canggih dan modern ternyata untuk menjadi anggota BJ, kita gak lagi repot-repot untuk datang langsung ke kantor BJ, bahkan sudah ada BJ yang dikeluarkan melalui situs-situs dengan berbagai nama yang cukup menarik hati.
Dulu dinda anggap BJ sebagai sesuatu yang konyol karena kaum jomblo seperti tidak mampu dalam mencari belahan jiwa sendiri sampai harus mencari ‘mak comblang’ yang bernama BJ.
Tapi ternyata setelah bergabung didalamnya banyak keasyikan tersendiri yang kita dapatkan, selain bisa ‘tebar pesona’ karena memasang foto yang dinilai cukup menawan lawan jenis, tapi kita juga bisa punya banyak teman baik dari dalam maupun luar negeri.
Eit..jangan salah loh, bukannya dinda merasa putus asa apalagi atas dorongan ortu untuk segera mencari jodoh walaupun usia dinda sebenarnya masih relatif muda (23 bo..masih imut kan?? hehe..), tapi karena waktu itu iseng-iseng buka situs yang menawarkan untuk bergabung bersama lebih dari seratus anggotanya -baik co maupun ce- yang mencari jodoh dan sahabat, akhirnya dinda masukan sejumlah data dan foto untuk nantinya dipampang dihalaman situs BJ sebagai salah seorang anggota.
Berbekal foto dinda dan sejumlah data diri, walhasil mahluk manis yang satu ini dapet buanyaaaaak buanget ‘pelamar’ bayangkan dalam tempo tiga hari sejak pendaftaran sudah ada kurang lebih 40-an co yang ngajak kenalan.
Duh syeneng buanget,tapi bikin pusing juga karena banyak email yang masuk dari co-co anggota BJ dengan berbagai macam kriteria plus kerjaan (yah..walaupun diiringi dengan berbagai seleksi ketat terhadap pada calon -ciee..kaya kontes nyanyi aja pake seleksi-)
Dari sekian banyak sampai saat ini beberapa anggota situs BJ masih ada yang berhubungan via email, sms, or chating sama dinda walaupun hanya sekedar say hello aja atau nanyain apa aja kesibukan kita. Gak seperti niat semula untuk mencari jodoh, ternyata mereka semua jadi sahabat dinda.
Dinda bersyukur akhirnya bisa punya banyak temen, walaupun sedih juga karena udah lama gak posting akhirnya data en keanggotaan dinda di situs BJ hilang, padahal biasanya jari-jari dinda rajin buanget buka-buka biodata en kirim email ke anggota BJ baru yang masih fresh (lumayan ada gebetan baru hehe..).
So..ternyata segala sesuatunya bermula dari yang kecil dan untuk kita gak akan pernah tahu sebelum kita menyelaminya -apaan seh?? kok kaya perenang pake acara selem segala?- dengan kata lain ‘Tak Kenal Makanya Tak Sayang’
