Bahasa bintang_bahasa terindah

July 4, 2005

Ditegur Tuhan…

Filed under: diary

Seminggu yang lalu aku ditegur Tuhan, ditanyanya aku kemana saja selama ini hingga tidak lagi mengindahkan panggilan-Nya, tidak lagi datang berkunjung kerumah-Nya walau hanya sekedar berbasa-basi untuk berbincang dengan-Nya..

Kujawab aku sibuk dengan pekerjaannku, hingga terkadang cuek bebek saat Ia memanggil umat-Nya, jangankan datang berkunjung, makan dan istirahat saja akhir-akhir ini sudah tidak lagi teratur aku lakukan…

Ia hanya tersenyum simpul, dengan ‘tatapan-Nya’ yang dalam, seketika itu juga diberikannya aku sebuah teguran ‘kecil’ secara tiba-tiba motor yang ku kendarai hampir menabrak sebuah mobil mewah yang melaju tepat di depanku, kupikir daripada berurusan dengan pemilik mobil yang nilainya sudah pasti tidak dapat ku jangkau dengan uang yang tidak seberapa di kocekku, maka kuputuskan untuk membuang stir ke kanan..

Akibatnya sudah dapat ditebak, tangan dan kepala bagian kananku langsung ‘mencium’ aspal yang kerasnya memang tidak seempuk kasur dirumah…

Alhasil kini ‘peta’ perpitakan di tubuhku bertambah lagi, aku kini hanya bisa tertunduk saat menyadari teguran dari-Nya atau ini sebuah ‘kado’ yang cukup pahit untuk dikenang menjelang ultahku pada tanggal 11 Juli nanti? Ah…entahlah yang pasti aku kapok untuk berbuat macam-macam dengan seruan-Nya…

May 25, 2005

Bete abizzzzz…

Filed under: diary

Rabu (25/5)

Gak tau kenapa, hari ini perasaanku gak enak alias bete abiz. semua kekonyolan dan lelucon yang dilontarkan teman-teman kantor termasuk si bos yang jayus abiz..gak bisa melumerkan rasa bete yang ada di hati ini, malah kerasa jadi garing gini seh??!!***|||

Ternyata rasa bete ini akhirnya mempengaruhi kerjaan, semuanya jadi acak-acakan, “Duh…..nyebelin buanget seh???” ditambah lagi semua problem yang ga seru aja buat diceritain “Ih….kok aku jadi orang yang nyebelin gini seh….?” padahal biasanya klo lagi bete bakal langsung ’sembuh’ klo dengerin lagu2 tapi hari ini gak tau kenapa jadi susah ‘diobatin’ .

Wuih……suebeeeeellll, enaknya ngapain yah??

May 17, 2005

Bijaksana Atau Bodoh…

Filed under: diary

Seorang wanita muda belia memasuki halaman sebuah lobi hotel,
sedetik agak bingung untuk bertanya kepada siapa? tiba-tiba matanya tertuju pada label bertuliskan ‘receptionist’, seraya mengembangkan senyum ia menanyakan nama seorang pria yang menjadi tamu di hotel itu kepada reseption, setelah beberapa menit mencari daftar tamu di buku catatan yang agak besar dan tebal, akhirnya sang reseption-pun menyebutkan nomer kamar dimana sang pria yang dituju wanita itu menginap..

Dengan tergesa wanita itu memasuki lorong yang tidak berapa panjang, sesekali matanya mencari-cari dimana nomor kamar yang telah diberikan sang reseption kepadanya…

Sedetik matanya terpaku pada tiga angka yang terpampang di depan pintu kamar berplitur coklat, dengan sedikit berdebar dan gugup diketuknya pintu itu, agak lama memang akan tetapi selang beberapa menit kemudian dari kamar yang agak gelap karena hanya diterangi lampu kamar mandi yang memang sepertinya sengaja dibiarkan untuk menerangi ruangan, keluar seorang pria paruh baya yang tampak masih agak mengantuk menyapa wanita itu dengan ramah..

“Nisa..ternyata tepat waktu yah?” kata pria yang ternyata atasan tempat Anisa bekerja itu mengawali pembicaraan.

“Hari ini..tolong carikan brosur dan tempat wisata yang bagus di wilayah ini, untuk menjamu para klien kita pekan depan, karena saya tidak tahu banyak dengan tempat-tempat wisata di kota ini,” tuturnya.

Seraya tersenyum dan menganggukkan kepala, Anisa menyatakan kesanggupannya untuk melaksanakan tugas itu “Baik pak..!”, ia tahu pasti bahwa atasannya itu baru datang dua hari yang lalu di kota tempat Anisa tinggal yang merupakan salah satu kantor cabang dari perusahaan yang bergerak di bidang suplier peralatan berat, bahkan nama perusahaan tempatnya bekerja telah terkenal seantero nusantara.

Karena merasa itu merupakan tugas penting yang ditugaskan kepadanya, apalagi dari seorang atasan kantor pusat yang juga memiliki cukup pengaruh di kantornya, Anisa langsung bergegas dan pamit untuk melaksanakan tugas itu.

Beberapa langkah usai meninggalkan kamar itu, ia teringat bahwa ada suatu berkas yang telah ia persiapkan dari rumah untuk ditandatangani oleh atasannya itu, maka tanpa ragu ia pun bergegas kembali ke kamar yang sama.

Mula-mula di panggilnya sang atasan dengan agak pelan sambil mengetuk pintu “Pak Pri…pak Pri,” serunya.

Merasa sang atasan tidak keberatan dengan kedatangannya maka ia membuka pintu tanpa dikomando, alangkah terkejutnya ia saat membuka pintu kamar dan melihat sesosok bayangan wanita di belakang atasannya itu, dengan setengah berlari dari tempat tidur menuju kamar mandi sepertinya tidak ingin diketahui kehadirannya oleh Nisa.

Berbagai perasaan saat itu bercampur menjadi satu, antara kaget sungkan dan mencoba menenangkan diri sendiri karena ia tahu pasti isti dan keluarga bos-nya itu berada di kota lain, artinya bayangan wanita itu adalah pasangan selingkuh sang bos, firasatnya sepertinya tidak meleset buktinya sang bos pun langsung menutup pintu kamar dan mempersilakan Nisa untuk duduk di kursi luar kamar

Tanpa berpikir panjang ia serahkan berkas yang belum ditandatangani itu sambil bertingkah sepertinya ia tidak melihat siapapun dikamar itu selain atasannya, dan kembali pamit untuk bergegas keluar dari hotel megah itu.

Kini Ia bingung..apa yang mesti ia lakukan apakah menceritakan aib itu pada keluarga atasannya meski tanpa tatap muka (telepon, surat, fax, email dsb) toh ia tidak akan menyebutkan namanya dan hanya memberikan informasi itu, ataukah berpura-pura seakan tidak terjadi apapun di kamar itu..

“Ah…entahlah aku tidak mengerti apakah kebungkamanku ini adalah tindakan yang bijaksana ataukah bertindak seperti seorang yang bodoh?” tanyanya membatin.

(**Kisah diatas adalah kisah nyata, tanpa mengurangi maksud dan inti dari cerita, nama dan tempat pelaku sengaja disamarkan**)

April 25, 2005

Amandel Bikin Syebel..

Filed under: diary

Hari Senin ini harusnya jadi hari yang sibuk en padat buanget buat aku, tapi gak taunya tanpa diundang tuh penyakit amandel ku kumat, wah gak cuman tenggorokan yang kerasa sakit, tapi juga badan jadi pegel en hidung jadi meler, plus kepala terasa berat.

Wuih…repot banget jadinya, kerjaan banyak terbengkalai badan juga gak fit gitu. Sebenernya semalem dah minum obat neuralgin karena kepala rasanya berat banget plus sangobion si penambah darah, eh..gak tau kenapa kok bibirku malah jadi bengkak karena alergi obat (duh..repot banget yah?? bukannya jadi seksi loh emangnya omas hehe..).

Banyak rencana dan jadwal kerjaan yang dah disusun gak kesampean gara-gara sakit.

Emang seh..aku kadang2 bandel suka kebanyakan makan yang pedes2 en vetsin (abis gak bisa nolak kalo liat bakso yang pedes plus asem karena cuka..mmm…yummy), blum lagi es campur yang selalu jadi incaran kalo cuaca lagi panas gini.

Selain pola makan yang salah, juga jadwal makan yang gak teratur (karena kesibukan bekerja) kadang2 menyebabkan sakit maag, akhirnya menimbulkan ’sang amandel’ untuk mampir ditenggorokan ku deh!!

Sebenernya aku selalu bersyukur en syeneng kalo sakit -loh kok bisa gitu?- yah karena menurutku dengan sakit adalah salah satu cara untuk menebus dosa-dosa yang pernah kita lakukan, gak cuman itu kalo sakit berarti kita diperhatiin sama Allah SWT, coba kalo gak sakit berarti kita gak diberi kesempetan untuk introspeksi diri.

BTW aku merasa tetep enjoy aja deh, selain itu kalo aku lagi flu gini wih…suaraku jadi tambah seksi hehe…doain supaya aku cepet sembuh yah om dan tante sekalian!!!!

April 15, 2005

Kerja lagi…

Filed under: diary

Huh..akhirnya aku punya tenaga untuk kerja lagi setelah berhari-hari terpuruk dalam kesedihan, hm..lama juga gak ngerasain teriknya matahari dan sejuknya sang hujan (maklum orang lapangan) walaupun badan terasa penat dan kaki terasa pegal ternyata tugasku tetap terasa mengasyikan.

Bertemu banyak orang baru dengan berbagai karakter dan kesempatan membuat aku selalu berusaha untuk mengurai senyum sehingga sedikit demi sedikit bisa membuat aku lupa akan kesedihan.

Terkadang yang menyenangkan adalah saat aku harus meliput demonstrasi, wah gak terbayang serunya.. saat para demonstran mengungkapkan uneg-uneg mereka terhadap para pejabat yang menurut mereka tidak aspiratif, yang asyik dari tugasku adalah aku dapat menjadi orang pertama yang mengetahui berbagai peristiwa di Banten karna memang sudah tugasku untuk memberitakan perkembangan informasi.

Tidak hanya itu, kadang-kadang aku juga mendapatkan kemudahan untuk bertemu para pejabat tinggi baik yang berskala nasional maupun lokal hanya karena profesiku sebagai seorang jurnalis.

Yah, tapi gak dapat dipungkiri juga kalo tugasku tidak lepas dari duka, seperti harus berkejaran dengan waktu hanya untuk mendapatkan sebuah berita aktual, atau berlarian mengejar sang narasumber yang enggan untuk memberikan pernyataan alias ‘no coment’ padahal sudha habis waktu seharian cuma untuk nunggu seuntai kata dari narasumber itu.

But how ever i’d love my job.. bukan karena secara financial tapi karena pengalaman. Aku juga makin tersanjung dan bersyukur saat teman seprofesiku memuji karena pengalamanku diusia muda yang sudah dapat pergi ke tanah rencong yang saat itu dilanda Tsunami “Wah..gw iri ama loe, masih muda tapi dah punya pengalaman pergi ke Aceh, sementara gw yang udah berumur gini belum ada kesempatan buat liat kondisi parahnya Aceh akibat Tsunami..” duh, kata-kata itu bikin aku makin semangat dan bersyukur pada Tuhan karena diberi kesempatan yang tidak semua orang bisa mendapatkannya.

So..kalo berita sudah berhasil kudapat dan dibuat skrip, tinggal tunggu saat aku untuk mengudara di 90.05 fm, radio yang 24 jam khusus menyiarkan berita di seluruh nusantara. Wuih..syeneng banget kalo aku sebagai koresponden Banten dapat berbagi informasi dengan para pendengar di seluruh Indonesia.

“Demikian dari Banten, Adinda ayu melaporkan, kembali ke studio..” gitu deh kira-kira ending lap yang harus selalu aku inget, klo ga, bisa kacau en di pusat aku bisa kena damprat hehe..

April 13, 2005

Semangat !!!

Filed under: diary

Akhirnya..setelah beberapa hari berusaha untuk bangkit dari kesedihan, semangat yang ada di hati timbul juga

Gak seperti kemarin, hari ini aku bisa tertawa lepas bersama teman-teman sekantor, baru kusadari ternyata selama ini merekalah yang selalu menjadi spirit sekaligus inspirasi buatku.

Mereka ada disaat aku tersenyum dan disaat aku sedih, banyolan dan sikap mereka yang konyol membuat aku selalu tertawa dan siap menghadapi hari, walaupun kadang penat juga dengan berbagai kesibukan yang menghimpitku setiap harinya.

Hari ini aku hanya mo bilang pada diri sendiri “Yah…semangatlah!!” selain karna temen2 semangat ini juga timbul karena aku mo dirikan partai sekaligus situs bernama Jomblo Nasional.com so siapa yang mo daftar he..he.. sapa tau ada cogan yang ngendaftar kan lumayan buat gebetan baru…he..he.. (canda lagi!!!)

Trus hari ini my boss bilang dia dulunya high quality jomblo, masa seh berkualitas darimana, ternyata maksudnya karna dah kelamaan ngejomblo jadi dia dulu dijulukin dah dedengkotnya jomblo, eh tapi ternyata dia bisa ngegaet ce cantik yang sekarang disuntingnya, sebenarnya tuh ce buru2 disuntingnya karna khawatir tuh ce keburu sadar karna itu musibah untuk si ce dan berkah buat si boss hua..ha..ha, mm..dewi fortuna ternyata mo berbaik hati juga ama si boss walalupun dengan modal yang pas-pasan he..he.. boss jangan marah yah..

So..ada yang punya boss en temen sekantor yang ngasikin seperti yang aku punya, bagi2 ceritanya donk? pokoknya good luck aja deh….

Jangan lupa tetap semangat seperti bintang dilangit yang tetap berkilau walaupun jauh di sana tapi tetap terlihat keindahannya dan membuat sang malam yang gelap menjadi nampak indah.

April 11, 2005

aku padamu

Filed under: diary

Aku padamu..blog, huh..dasar udik bikin blog aja ampe harus diajarin t’yana (the master of blog yang ada di kantor gw) he..he..tapi seneng juga akhirnya sekarang tidak akan ada lagi yang bakal ngeledekin ke gw dengan kata-kata mirip iklan kartu fren “HARI GINI GAK PUNYA BLOG…???”

Halo..dunia, perkenalkanlah mahluk manis yang satu ini, seorang pencinta kucing (tapi seneng banget mandangin bintng2 makanya lehernya agak dongak liatnya keatas mulu he..he.. canda) yang akan selalu setia maju tak gentar membela yang bayar..(loh kok kaya iklan demonstran yah???) ih..susah banget ngomongnya..pokoknya I’ll be there for u deh (he..he..maklum baru mungutin bahasa inggris di depan kantor)






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome | Theme designs available here